Sebelum Mambeli Pintu Kaca, Simak Yuk Tipsnya Di Sini!

Tips Sebelum Mambeli Pintu Kaca

Pintu sebagai jalur keluar masuk adalah salah satu bagian yang paling penting dalam suatu bangunan. Banyak material yang bisa digunakan sebagai bahan pembuatan pintu, salah satunya adalah kaca yang merupakan bahan berkualitas unggul dan banyak digunakan oleh masyarakat. Ada beragam manfaat yang bisa kamu rasakan ketika memilih kaca sebagai material pintumu, seperti dapat memberikan kesan yang minimalis dan elegan, memberikan kesan luas, serta mudah dibersihkan sehingga bisa selalu terlihat bersih dan jernih. Material kaca juga tidak akan rusak akibat jamur dan rayap. Hal ini tentunya dapat menghemat budget perihal pemeliharaan. Nah, oleh karena kaca memiliki harga yang cukup mahal, kamu perlu tahu beberapa hal penting terkait sebelum memutuskan untuk membeli. Simak yuk tips-tips berikut ini sebelum membeli pintu kaca!

Model Pintu yang Akan Digunakan

Dengan material kaca, kamu bisa memilih model pintu berupa push and pull door ataupun sliding door. Selain itu, jika ingin menerapkan sliding door, kamu pun bisa membuat pintunya bekerja dengan mekanisme otomatis (terutama diterapkan pada kantor). Sedikit saran untukmu, lebih baik menggunakan pintu geser (sliding) jika lahan yang kamu miliki tidak terlalu luas bahkan sempit karena akan lebih efektif dalam memanfaatkan area yang tersedia.

Ketebalan Material Kaca

Kaca memang tidak akan jamuran dan tidak dapat dimakan rayap, tetapi sifat kaca yang kaku dan rapuh bisa membuatnya mudah pecah. Oleh karena itu, sangat penting bagi kamu untuk memerhatikan ketebalan kaca yang akan digunakan. Terlebih, kaca tersebut digunakan sebagai pintu yang pastinya akan sangat sering dipakai. Pintu kaca sebaiknya dibuat dengan ketebalan lebih dari 12 mm. JIka kurang dari ukuran tersebut, ada baiknya pintu itu memiliki bingkai.

Frame or Frameless

Salah satu keunggulan pintu kaca adalah kamu bisa menentukan desainnya apakah akan menggunakan bingkai (frame) atau tidak. Akan tetapi, kamu perlu perhatikan ketebalan kaca yang digunakan juga sebelum memutuskan untuk menggunakan frame. Jika ketebalan kaca yang kamu pilih kurang dari 12 mm, ada baiknya kamu menggunakan frame seperti kayu maupun alumunium. Namun, jika ketebalan kacanya lebih dari 12 mm, kamu bisa kok memasang pintu dari kaca tersebut tanpa bingkai (frameless).

Privasi yang Diinginkan

Salah satu sifat kaca adalah meneruskan cahaya. Oleh karena itu, kamu bisa malakukan penghematan listrik dengan menggunakan material kaca (cahaya bersumber dari matahari). Namun, jika kamu menganggap bahwa sifat kaca yang tembus pandang terlalu mengekspos dan membutuhkan privasi lebih, kamu bisa loh mengakalinya dengan menggunakan tirai yang jenis dan coraknya beragam. Tirai tersebut juga bisa sekaligus menjadi dekorasi ruangan. Di samping itu, ada kok kaca buram yang tidak tembus pandang sehingga tetap menjaga privasimu.

Proses Pemasangan

Kamu tidak bisa memasang pintu kaca sendiri (kecuali jika kamu memang termasuk ahli di bidang tersebut) sebab akibatnya akan fatal jika salah memasang. Selain kaca dapat pecah dan rusak sehingga tidak bisa digunakan lagi, hal itu juga bisa menyebabkan kecelakaan pada orang lain yang berlalu lalang. Jadi, pekerjakanlah orang yang ahli pada bidang tersebut dalam proses pemasangannya untuk meminimalisir masalah yang dapat timbul di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *