5 Keuntungan Penggunaan Kanopi Baja Ringan

Penggunaan kanopi pertama kali diduga dilakukan oleh bangsa Mesir kuno sebagai tempat usaha yang banyak dilakukan di pasar-pasar. Kanopi saat itu terbuat dari kulit binatang untuk menghalau panas dan menjadikan tempat usaha menjadi lebih nyaman. Secara perlahan penggunaan kanopi meluas dengan peruntukkan tidak hanya dari panas menyengat matahari, melainkan juga dari guyuran hujan pada banyak toko, perumahan, maupun tempat bisnis lainnya.

Kanopi Baja Ringan

Bentuk dan bahan atap kanopi secara berangsur-angsur mengalami perubahan yang tidak melulu didominasi oleh kain dan genteng, melainkan bahan-bahan sintetis hasil olahan pabrikasi yang ternyata lebih indah dan lebih kuat. Terobosan ini sekaligus menandai perubahan alternatif dalam pemilihan bahan material sebagai pengganti kayu yang semakin langka dan mahal.

Bahan material alternatif pengganti kayu yang kita kenal saat ini mencakup jenis dan bahan yang beragam seperti UPVC, gypsum, polycarbonat, aluminium, baja ringan, dan fiberglass. Bahan-bahan sintetis ini terus mengalami peningkatan jumlah produksi seiring dengan semakin banyaknya permintaan akan bahan-bahan pengganti kayu ini yang terbukti kuat, tahan air, tidak terjadi korosi, anti rayap, dan juga indah.

Ini Untungnya Penggunaan Kanopi Baja Ringan

Kanopi yang merupakan bagian struktur rumah dan bangunan diminati karena berfungsi untuk menjadikan bangunan dan rumah lebih teduh dan sejuk. Untuk alasan itu, penggunaan bahan pada kanopi dipertimbangkan agar tujuan tercapai. Dari sekian banyak jenis kanopi, kanopi baja ringan mungkin yang paling banyak digunakan dewasa ini. Hal ini disebabkan karena beberapa keunggulan pada kanopi jenis ini.

1. Murah

Harga dan pemasangan kanopi baja ringan tergolong mudah dan murah jika dibandingkan dengan kanopi kaca atau kanopi berbahan kayu. Bahan berupa lembaran baja ringan ini menjadi semakin murah saat pemasangannya yang cepat dan mudah. Hal ini dapat menghemat pengeluaran ongkos tukang, karena kanopi berbahan baja ringan cukup dikerjakan oleh 2 pekerja saja.

2. Anti Rayap

Berbeda dengan kanopi berbahan kayu yang cenderung lapuk dan keropos akibat ulah rayap, kanopi berbahan baja ringan terbukti anti rayap sehingga dapat berdiri kokoh tanpa bocor hingga 15 tahun. Kekuatan inilah yang antara lain menjadi dasar pemilihan bagi kebanyakan pengguna.

3. Anti Karat

Kanopi berbahan baja ringan terbukti anti karat karena metal ini dilapisi dengan galvalum, sebuah lapisan anti karat hasil pencampuran senyawa aluminium, zinc, dan carbon. Berbeda dengan kanopi berbahan besi yang mudah terkena korosi, atau kanopi kayu yang mudah paluk, kanopi baja ringan unggul dalam kekuatannya terhadap perubahan cuaca yang terus-menerus. Karena keunggulan inilah, kanopi baja ringan sanggup bertahan lebih dari 10 tahun tanpa penggantian atap.

4. Mudah Diaplikasikan

Berbeda dengan kanopi kaca atau kanopi kayu yang tergolong rumit dalam pengaplikasiannya. Kanopi baja ringan menonjol dalam hal kemudahan dalam pengaplikasian. Cukup dibutuhkan 2 pekerja untuk membuat kanopi semacam ini, karena kanopi serupa ini tidak membutuhkan las, atau teknik rumit lainnya. Hanya dengan bor dan mur-baut, pekerja dengan mudah dan cepat memasang kanopi yang mampu bertahan hingga 15 tahun ini.

5. Stabil

Kanopi baja ringan cukup stabil terhadap perubahan cuaca, sehingga membuatnya tetap kokoh tanpa mengalami penyusustan atau pemuaian akibat panas dan dingin yang datang silih berganti. Keunggulan ini tidak pernah di dapat pada kanopi jenis lain, terutama kayu dan besi. Kestabilan pada sisi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi kebanyakan warga yang hendak memilih material pada pembuatan kanopi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *